Sudah disetujui! PSBB Bandung Raya Mulai 22 April 2020

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pasalnya mengaku ia sudah mengantongi izin untuk melakukan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  wilayah Bandung Raya.  wilayah yang mana pendapatan izin untuk memberlakukan PSBB  ini untuk mengurangi penyebaran wabah virus Corona dan beberapa wilayah yang mendapatkan izin tersebut mencakup Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kota Bandung. 

Bandung Raya Mulai PSBB 22 April 

“Ini artinya PSBB  di Jabar paling banyak meliputi 10 kota/kabupaten. Lima  zona tersebut meliputi Bogor, Bekasi, dan Depok.   Dan sekarang di Bandung Raya,”  begitulah ungkap Ridwan Kamil dalam tayangan live streaming yang dilansir dari CNN Indonesia Jumat (17/4). 

Gubernur yang akrab disapa dengan Kang Emil itu mengaku bahwa ia sudah melakukan rapat koordinasi bersama dengan para wali kota dan juga bupati se-Bandung Raya hari Rabu lalu.  Dan dalam rapat itu disepakati bahwa pelaksanaan PSBB  di Bandung Raya bakal dilaksanakan pekan depan atau tepatnya pada tanggal 22 April 2020.  dan bahwa PSBB  sudah mencapai  100%. 

“Hanya masih perlu melaksanakan sosialisasi saja,” katanya menambahkan. 

 Oleh sebab itu sosialisasi bakal dilakukan selama 4 hari tepatnya mulai besok Sabtu (18/4)  sampai dengan selasa pekan depan. “ Setelahnya  Rabu dini hari 22 April bakal dimulai pembatasan sosial berskala besar (PSBB),” tambahnya. 

Sudah Ajukan PSBB Bandung Raya Pada Menkes Terawan 

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat itu juga sudah mengajukan PSBB  an-nahl Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto  untuk wilayah Bandung Raya.   Dan surat yang diajukan kepada Kementerian Kesehatan togel online itu pada hari Kamis (16/4).  Ia merasa bersyukur bahwa surat yang memuat keinginannya untuk melakukan PSBB  di wilayah Bandung Raya direspons dengan cepat oleh Kementerian Kesehatan. Sehingga hari Jumat (17/4)  ia sudah mendapatkan jawaban dan bisa menentukan tanggal 22 April 2020 wilayah Bandung Raya akan menjalankan PSBB. 

Penerapan psbb Bandung Raya, Menurut Emil bakal disesuaikan dengan PSBB penerapan yang diberlakukan di Bekasi, Depok dan Bogor, yang telah berlangsung sejak hari Rabu (15/4)  kemarin. Yaitu  berupa pembatasan dari mobilitas orang dan juga barang dan juga kegiatan di tempat kerja ataupun di kantor.

“Di  hari pertama PSBB,  penutupan jalan oleh Polisi termasuk surat tilang, pos-pos penjagaan sudah siap, sosialisasi ke level RT/RW pun sudah, kemudian pembagian sembako pun sudah kita siapkan,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia Rabu (16/4).

Ia pun memastikan juga bahwa penerapan PSBB  anne-marie Bandung Raya ini akan disertai dengan program jaring pengaman sosial yang komprehensif.  Program tersebut bakal segera disalurkan kepada warga yang mana membutuhkan supaya dampak sosial dan juga dampak ekonomi karena PSBB  ini bisa segera tertangani. 

Pemerintah Provinsi Jabar sendiri bakal menyalurkan bantuan sosial yang berupa uang tunai dan juga pangan non tunai yang nilainya mencapai Rp500.000 sendiri. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk melebarkan rentang presentasi kelompok rawan miskin ataupun miskin baru akibat pandemik Corona ini.

“Saya kira memberikan bantuan itu butuh waktu ya, tidak bisa sehari selesai semua titik jadi nanti ada penerima yang rutin menerimanya awal bulan ada yang di hari kelima, di hari kelima belas,”  kata mantan Walikota Bandung itu.

Tidak cuma itu, Emil juga menginstruksikan kepada para ketua RT dan ketua RW untuk melakukan pemetaan dan juga pendataan masyarakat kelompok miskin baru baik yang berdomisili di wilayahnya ataupun di perantau.